Aku selalu merasa dunia ini terlalu sibuk meminta orang-orang untuk terlihat baik-baik saja.
Di trotoar, di meja kafe, bahkan di balik layar kecil yang terus menyala, semua orang seperti sedang menjaga sesuatu agar tidak terlihat retak. Nada suara dijaga, ekspresi dirapikan, cerita dipilih dengan hati-hati. Seolah sedikit saja jujur, semuanya bisa runtuh.
Aku tidak tahu sejak kapan menjadi manusia terasa seperti sebuah pertunjukan.
Tapi satu hal yang aku tahu. Aku tidak ingin menjadi bagian dari itu, setidaknya tidak saat bersamamu.
Di hadapanku, kamu tidak perlu menjadi menarik. Tidak perlu menjadi versi paling terang dari dirimu. Kamu tidak perlu menyusun kata-kata yang indah hanya supaya aku menganggapmu layak untuk didengar.
Aku justru ingin mengenal bagian yang selama ini kamu sembunyikan. Yang diam. Yang lelah. Yang kadang tidak tahu harus merasa apa. Bagian yang tidak punya energi untuk menjelaskan dirinya sendiri, dan hanya ingin dimengerti tanpa banyak pertanyaan.
Aku pernah melihat bagaimana orang-orang mencintai dengan cara yang salah. Mereka datang dengan keinginan untuk memiliki, lalu menyebutnya perhatian. Mereka menggenggam terlalu erat, lalu menyebutnya kasih sayang.
Padahal ada cara lain yang lebih sunyi. Dan lebih jujur.
Mencintai tanpa mengganggu pertumbuhan.
Menemani tanpa merasa harus menguasai.
Tetap tinggal, bahkan saat tidak ada hal yang bisa dibanggakan.
Aku tidak datang sebagai seseorang yang lebih tahu darimu. Aku juga tidak sedang mencoba menjadi tempat pelarian dari hidupmu.
Aku hanya ingin menjadi seseorang yang tidak membuatmu merasa harus menjadi orang lain.
Kalau suatu hari kita duduk berhadapan, datang saja apa adanya. Tidak perlu versi terbaikmu. Tidak perlu cerita yang menarik. Bahkan kalau yang kamu bawa hanya diam yang panjang, itu sudah cukup.
Aku tidak akan buru-buru mengisi hening itu.
Karena kadang, yang paling dibutuhkan bukan seseorang yang pandai berbicara. Tapi seseorang yang tidak pergi saat tidak ada yang bisa dibicarakan.
Aku tidak menjanjikan banyak hal.
Aku hanya tahu satu: di dekatku, kamu tidak perlu terus-menerus membuktikan bahwa kamu layak untuk dicintai.
Dan mungkin itu saja yang selama ini jarang kamu temui.
Jadi kalau hari ini terasa berat, tidak apa-apa.
Istirahatlah sebentar.
Tidak perlu menjadi hebat.
Tidak perlu menjadi siapa-siapa.
Untuk sekali ini, cukup jadi manusia.
Dan biarkan aku tetap di sini, tanpa banyak syarat.
Komentar
Posting Komentar